Blogger

keseharian saat libur semester

Liburan semester, liburan panjang yang paling diriku tunggu-tunggu setiap saat. Pada saat liburan semester kemarin, aku memiliki keseharian yang berbeda-beda dan memiliki banyak cerita seru yang tentu akan ku tuliskan kenangan tersebut di blog ini. 

Pada awal cerita blog ku ini, aku akan mulai menceritakan saat pembagian rapot di sekolah. Hal ini adalah hal yang paling menegangkan, aku dengan teman-temanku saling mengirim pesan di grup kelas yang telah kami buat khusus untuk para siswa kelas 7. Seperti akan ada kejadian yang sangat menggegerkan, dihari itu diriku benar-benar takut akan nilai dan juga peringkat yang akan di umumkan. Walau aku tak ikut saat pembagian rapot tersebut, rasanya sangat mencekam di rumah kala itu.

Mama ku datang ke sekolah pada jam 07:30 pagi dan pulang pada jam 10:00 siang, entah mengapa setiap pembagian rapot itu sangat lama. Dan langsung intinya saja, diriku pada semester 2 kali ini berhasil mendapatkan peringkat—mempertahankan peringkat semester sebelumnya dan mendapatkan nilai yang cukup memuaskan. Diriku akan selalu berharap bisa meningkatkan nilai dan juga peringkat ku di kelas 8 yang akan mendatang, dan diriku akan selalu berusaha untuk selalu giat belajar setiap saat, tak kenal susah maupun mudah.

Cerita berlanjut dua hari setelah itu, keluarga kenalan Mama dan Ayah ku datang berlibur kesini, jika dihitung-hitung mereka berlibur hampir selama seminggu disini. Saat hari pertama, keponakan ku mulai selalu main setiap hari ke rumahku untuk bermain bersama anak dari keluarga kenalan orang tua ku, namanya adalah Arsya dan keponakan ku bernama Gendis. Walau mereka adalah cewe dengan cowo, hal itu tak menjadi masalah dalam kesenangan permainan mereka. Mereka berdua selalu bermain, entah mobil-mobilan ataupun bermain bersama kucing-kucing ku.

Oh ya! Aku ingin memotong sedikit cerita liburanku, aku akan memperkenalkan juga 3 ekor kucing di rumah aku. Dari dulu, satu keluarga ku tidak ada yang menyukai dengan kucing, lebih ke arah kata "geli" dengan bulu-bulu mereka yang halus. Tetapi, entah mengapa saat Ayahku pulang kerja (22 Juli 2023), ia membawa seekor anak kucing berwarna orange dan di namakan "Lorenzo" oleh aku, dengan panggilan kesayangannya "Oyen" "Dudul" 'Uyin". Oyen ini adalah kucing kesayangan Abang kedua ku, hampir setiap pulang kerja, Oyen ini akan selalu ditanyakan pertama kali. Dan Oyen ini benar-benar galak kepada orang sekitarnya. Walau begitu, Oyen tetap menjadi kucing kesayangan keluarga dirumah.

Kucing ku yang kedua adalah Chimi, Chimi ini adalah kucing ras Persia dan pastinya Chimi memiliki bulu-bulu yang panjang serta lembut. Chimi ini dibawa oleh Ayahku saat pulang kerja karena ditawarkan oleh teman kerjanya (November 2023). Dan setelah Ayahku meminta izin ke Mamaku, Chimi akhirnya dibawa ke rumah dengan selamat. Kucing kedua ku ini adalah kucing kesayangan Mama ku, walau pada awalnya Chimi ini sangat takut berinteraksi dan bertemu dengan seseorang, sekarang sudah mulai berinteraksi dan bolak-balik keliling rumah tak kenal lelah. Sekarang pun Chimi selalu mengikuti Mama ku pergi kemana-mana. 

Dan yang terakhir, kucing ku bernama "Putih" atau sering di panggil "Puput" nama panggilan ini adalah panggilan dari keponakan ku, Gendis. Aku selalu memanggilnya putih karena bulunya yang berwarna putih dengan sedikit coklat di kepalanya. Putih ini dibawa oleh Abang kedua ku saat aku berada di kampung (April 2024), saat itu Putih masih sangat kecil, berbeda dengan sekarang yang sudah bertumbuh besar. Tetapi, hal itu tak akan mengurangi rasa sayang aku ke Putih.

Sebelum itu, aku mempunyai dua ekor anak kucing lainnya—sebelum Putih. Tetapi takdir berkata lain kucing ku yang bernama "Ocil" mati karena sakit, pada hari Jum'at. dan kucing ku yang bernama "Ucil" mati karena di gigit oleh kucing liar, pada hari Jum'at juga. Walau sudah berlalu lama, diriku masih sangat kangen dengan  mereka, semoga mereka tenang di alam sana. 

Kembali ke awal, pada akhir bulan Mei. Aku, Mama, Ayah, Keponakan dan Keluarga Saudaraku pergi berlibur ke Ragunan, Jakarta Selatan. Perjalanan itu sangat lama karena macet, disana juga sangat panas. Diriku yang tak menyukai bau ac mobil dan panas matahari itupun ditengah jalan mual. Dan setelah sampai, aku membeli sosis Indomaret dan dua botol air putih karena belum sarapan. Di dalam sana kita semua melihat banyak sekali hewan. 

Di dalam sana seperti lautan manusia, banyak sekali orang yang pergi mengunjungi Ragunan pada hari itu. Kami melihat Jerapah, Gajah, Monyet, Komodo, Burung Onta, dan Burung Bangau. Hari itu sangat menyenangkan, semua itu terasa mimpi karena sangat cepat berlalu. Pulang dari sana, kami semua pergi mencari makan siang dan akhirnya memakan nasi padang di tengah jalan, memakan nasi padang ramai-ramai adalah hal yang paling bahagia di hidupku walaupun itu adalah hal sederhana.

Dan di liburan kedua, aku, Mama, Teteh, Keponakan dan Keluarga Saudaraku pergi ke pantai yang berada di Karawang. Pantai itu sangat terpencil dan sangat jarang yang mengetahui, karena itu pantai tersebut sangat bersih dan masih asri. Kami pergi ke pantai itu karena Teteh dan Abang pertama ku pergi ke sana sehari sebelum hari itu, dan mengrekomendasikan pantai itu ke Mama ku. Perjalanan nya cukup jauh tetapi kami sangat menikmatinya karena di jalan sebelum ke pantai itu terdapat Hutan Mangrove yang sangat panjang.

Di pantai tersebut kami semua bermain air dan bermain pasir, aku dan Kak Rachel mencetak pasir dengan telapak tangan kamu berdua dan mengubur kaki kedua anak kecil yang kita bawa, Arsya dan Gendis. Mamaku tidur di saung yang ada di pinggir pantai, dan setelah bermain pasir, kami mencari kerang di pinggiran laut. Tak akan ada nikmatnya jika tak memakan ikan, kita semua memesan ikan yang cukup besar dan memakannya bersama.

Cukup sampai situ cerita ku kali, Terima kasih!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

moonlOoverra

Menjadikan OSIS Sebagai Tempat Perkembangan Siswa

OSIS merupakan salah satu wadah penting dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa secara holistik (pendekatan ...