Hallo! Kembali lagi sama aku setelah Sumatif Tengah Semester yang telah selesai pada hari Senin (30/09). Pada blog kali ini, aku akan menjelaskan tentang "Apa sih pengaruh globalisasi terhadap remaja?" "Apa sih dampak dari globalisasi?" Daripada banyak bertanya-tanya, mari kita bahas bersama-sama!
Pada pembukaan yang pertama di pembahasan ini, kita akan membahas "Apa itu globalisasi?" Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi dikarenakan pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan.
Jadi, pada saat ini kita semua sedang memasuki era atau zaman globalisasi yang sangat berpengaruh terhadap remaja. "Mengapa bisa berpengaruh besar terhadap para remaja-remaja?"
Pengaruh globalisasi bagi para remaja adalah kenakalan-kenakalan remaja yang dilakukan karena gagal dalam proses-proses perkembangan jiwanya. Jika saja kenakalan remaja semakin bertambah, hal tersebut akan benar-benar berpengaruh terhadap generasi baru yang akan mendatang kelak. Lalu, apakah globalisasi berhenti sampai situ saja? Tentu tidak. Pengaruh globalisasi juga bisa merusak moralitas anak atau membuat para kalangan anak muda kehilangan kepribadian mereka sendiri.
Globalisasi serta dampaknya bagaikan mata pisau, banyak dampak positif dan negatif yang tidak bisa kita abaikan begitu saja. Salah satu dampaknya adalah teknologi yang semakin maju akan membuat para remaja mengkaji budaya-budaya baru yang sebagian banyak remaja-remaja akan mengkaji budaya luar. Yang kebanyakan juga dampak negatif dari kajian budaya baru adalah hilangnya kebiasaan budaya dalam, sehingga budaya baru akan semakin terkenal di dalam negara tersebut.
Contoh dari negara Indonesia adalah datangnya budaya Korea, China bahkan Jepang yang membuat para remaja-remaja akan semakin tertarik untuk mencoba atau mencari tahu lebih dalam budaya asing tersebut. Sehingga mereka akan semakin lupa tentang kebiasaan budaya mereka, dan dengan karena hal itu, budaya dalam akan semakin terkikis bahkan hilang.
Selain itu, meluasnya penggunaan media sosial juga turut mempengaruhi sifat konsumtif remaja. Dengan kita menggunakan sosial media, akan banyak trend yang kemungkinan besar kita akan terpengaruh untuk mengikutin trend tersebut. Dan jika, kita tak mengikuti perkembangan zaman maka kita akan di anggap kuno karena tak mengikuti perkembangan zaman yang sedang memuncak.
Banyak lagi dampak-dampak negatif dari era globalisasi yang sedang berlangsung ini. Contohnya adalah pola hidup remaja akan konsumtif, bersikap individualistik, kesenjangan sosial, kurangnya peran masyarakat dalam penjagaan keamanan dan kedaulatan, dapat mengakses website apapun sesuka hati, dan perubahan pola sosial dan pola pikir masyarakat. Adapun dampak negatif globalisasi bagi para pelajar adalah menurunnya kualitas moral para siswa siswi, kesenjangan sosial semakin meningkat, kebudayaan lokal akan semakin hilang dan pudar, serta munculnya tradisi serba instan dan cepat.
Terlepas dari dampak negatif globalisasi, adapun juga dampak positif globalisasi bagi kalangan anak muda sekarang. Antara lain, memudahkan remaja mendapatkan informasi terbaru, berkembangnya pengetahuan dan teknologi, meningkatkan etos kerja, hingga arus ekonomi yang meningkat.
Ada juga contoh globalisasi dalam keseharian anak muda, yaitu pertukaran pelajar, kemudahan mengakses internet untuk menunjang kegiatan belajar, belajar dan mengajar berbasis teknologi. Terdapat juga contoh globalisasi remaja terhadap media sosial; Facebook, Instagram, TikTok, Thread, dan aplikasi lainnya.
Mungkin pembahasan tentang globalisasi kali ini cukup, semoga dengan adanya pembahasan ini kita bisa semakin paham apa pengaruh baik serta buruk dari globalisasi. Semoga dengan ini juga kita bisa semakin paham apa yang harus kita ikuti dan apa yang harus kita jauhi. See you everyone!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar